Combined Post
Combined Posts 2
Mag Post 2
2 Column Post
Simple Post
Simple Post 2
New Carousel
2014
Tulisan
ini menuturkan aktivitas harian seorang yang bernama Nial Fuller, penulis
artikel tentang forex dan sekaligus pelaku dalam pasar forex. Ia tinggal di
Australia, mendirikan komunitas bagi para trader forex, dan mengajarkan metode
trading dengan price action. Banyak dari tulisannya telah diterjemahkan dan
dimuat dalam rubrik ini, yang sebagian besar berisi tentang motivasi trading
dan tentu saja metode trading dengan price action. Memang Nial Fuller adalah seorang
trader yang menganut metode price action dan diterapkan dengan disiplin tinggi.
Disini Anda diajak untuk mengikuti aktivitasnya dalam sehari guna memberi
wawasan bagaimana seorang price action trader menggunakan metode ini dalam
keseharian tradingnya.
Berikut
penuturan Nial Fuller tentang aktivitas kesehariannya :
Jam
7:30 : Setelah mandi, saya buka channel CNBC atau Bloomberg untuk mendapatkan
gambaran apa yang telah dan sedang terjadi pada pasar.
Jam
8:15 : Membaca surat kabar sebentar, karena saya bukan penggemar berat berita.
Saya tidak akan meluangkan banyak waktu untuk membaca berita dengan detail atau
mengunjungi berbagai blog berita. Saya kurang peduli dengan akan bangkrutnya
negara-negara dalam zona Euro dengan hutang yang dibuat atau surat obligasi
yang diterbitkannya, dan juga saya tidak peduli dengan negara penghasil minyak
di timur tengah yang sedang memulai perang, karena informasi tersebut tidak
membantu seorang price action trader seperti saya dan tentu saja hal tersebut
kurang menarik perhatian saya. Setelah sarapan pagi, saya melihat ke layar
komputer dan mulai menuliskan beberapa hal dalam sebuah ‘buku catatan trading’
yang selalu saya gunakan untuk membuat rencana trading dan evaluasi hasil trading
setiap hari. Saya tidak membuat catatan trading pada komputer, tapi lebih suka
menuliskannya dalam sebuah buku, dan saya lakukan secara teratur setiap hari
selama melakukan aktivitas trading. Saya tuliskan pasangan mata uang mana yang
berpotensi untuk ditradingkan hari ini, lengkap dengan level support dan
resistance-nya, type price action yang terbentuk dalam formasi bar time frame
daily-nya (jika ada), dan apakah ada kejadian atau peristiwa tertentu yang akan
sangat berpengaruh terhadap pasangan mata uang tersebut.
Saya tinggal di Australia, dan waktu penutupan sesi pasar New York hampir bersamaan dengan dimulainya waktu jam kerja di Australia. Saya memulai kerja sekitar jam 8 pagi, dimana saat itu New York jam 5 sore. Setiap memulai aktivitas trading, saya selalu melihat beberapa pasangan mata uang utama pada time frame daily dan mencermati apakah ada sinyal price action yang valid. Selanjutnya saya memeriksa apakah ada level support atau resistance yang telah tertembus, dan apakah ada level harga yang berpotensi untuk menjadi level support atau resistance yang baru.
Kemudian saya tuliskan hal-hal berikut untuk pasangan mata uang yang akan saya tradingkan :
- Kondisi pasar : apakah saat ini pasar sedang trending atau konsolidasi?
- Apakah ada perubahan pada garis
horisontal yang menunjukkan level support dan resistance pada chart daily dan
weekly-nya?
- Apakah setup price action terbentuk pada
sekitar level support atau resistance-nya?
- Bagaimana dengan kurva exponential moving
average (ema) 8 daily dan ema 21 daily-nya? Apakah saling berpotongan,
atau setup price action terbentuk disekitarnya?
- Apakah ada faktor pendukung yang
memperkuat validitas setup price action tersebut, jika ada (misalnya garis
horisontal level support atau resistance-nya), apakah sudah sejalan dengan
rencana trading saya?
- Apa yang terjadi pada time frame
4-hour-nya?, apakah ada sinyal price action yang sejalan dengan trend
daily-nya?
Biasanya saya melihat pasangan AUD/USD dan EUR/USD sebagai pasangan mata uang favorit dan sering saya tradingkan. Selain itu saya juga melihat US Dollar Index dan membuat plot serta mencatat level-level pentingnya.
Berikutnya, jika setup price action memang benar-benar telah memberi sinyal trading yang valid, saya akan memeriksa ulang apakah telah sesuai dengan rencana trading saya. Biasanya saya periksa lagi faktor pendukungnya, momentumnya dan formasi bar yang terbentuk pada setup price action-nya. Jika tidak benar-benar sesuai dengan kriteria pada rencana trading, saya tidak masuk pasar. Dan jika saya putuskan untuk membuka posisi trading, biasanya saya gunakan pending order agar harga yang saya dapatkan sesuai dengan rencana. (Pending order yaitu dengan stop atau limit order, bisa buy stop, sell stop, buy limit atau sell limit). Tentu saja saya juga tetapkan risk/reward ratio sesuai rencana dan strategi trading saya.
Jam
9:00 : Setelah saya membuka posisi trading (atau mungkin tidak jadi masuk
pasar), saya secara teratur selalu menuliskan komentar tentang situasi pasar
hari ini dalam blog saya untuk para anggota dalam komunitas trading yang saya
adakan. Saya tuliskan analisa saya mengenai beberapa pasangan mata uang yang
berpotensi untuk ditradingkan hari ini, tentu saja dengan metode price action.
Dengan membuat analisa dan jurnal setiap hari, saya jadi terlatih dan peka
terhadap setup price action, level-level support dan resistance, trend dan
sinyal-sinyal trading yang sangat membantu saya dalam trading, selain melatih
saya untuk selalu disiplin. Setelah selesai menulis, saya memeriksa beberapa
pertanyaan atau komentar para anggota komunitas dalam email saya, dan saya
selalu sempatkan untuk membalasnya.
Jam
10:30 : Saya tinggalkan pasar, dan melakukan pekerjaan lain diluar trading.
Seperti yang telah sering saya tuliskan bahwa hendaknya kita tidak selalu
terpaku pada layar komputer, jika telah membuka posisi, sebaiknya ‘set and
forget’ untuk mencegah kita over-analyzing yang berakibat over-trading.
Jam
14:00 : Setelah selesai makan siang, saya kembali melihat ke layar komputer.
Biasanya tidak ada perubahan yang signifikan sejak tadi pagi dan pasar masih
relatif sepi karena saat ini masih waktu sesi Asia yang biasanya memang lambat.
Jika terjadi perubahan penting dalam setup price action, saya lakukan edit atau
pembatalan pada pending order yang telah saya set tadi pagi, dan saya tidak
akan mengejar atau memaksakan agar terjadi trade hari ini. Jika kondisi pasar
tidak memungkinkan, saya tidak trade hari ini, dan jika saya telah ketinggalan
untuk masuk pasar, saya lupakan peluang itu dan menunggu kesempatan berikutnya.
Saya selalu berusaha menghindari keterlibatan emosi dalam trading. Nah, jika
pending order tereksekusi, saya tuliskan dalam buku catatan saya untuk
dievaluasi kemudian.
Saya tetap memonitor layar komputer menjelang dan saat pembukaan sesi pasar Eropa, melihat apakah ada perubahan dalam setup price action pada beberapa pasangan mata uang utama yang memberikan peluang untuk membuka posisi.
Setelah itu, saya kembali memeriksa email dan berkomunikasi dengan para anggota dalam komunitas trading saya sebelum istirahat dan dilanjutkan dengan makan malam.
Jam
19:00 : Saat ini sesi trading pasar London dan Eropa sedang berlangsung. Saya
lihat time frame daily dan 4-hour pada beberapa pasangan mata uang utama, dan
seperti sebelumnya, jika ada sinyal trading yang valid, saya lakukan pending
order, kemudian ‘set and forget’.
Jam
22:00 : pada saat ini biasanya saya telah punya posisi trading baru jika
pending order saya tereksekusi, atau menunggu pending order tereksekusi. Atau,
jika tidak ada pending order sebelumnya, saya punya posisi yang sedang
berjalan, tetapi seperti sebelumnya, saya tidak memaksakan untuk masuk pasar
jika tidak ada sinyal trading yang valid menjelang pembukaan sesi New York ini.
Selepas jam ini, saya istirahat total dan membiarkan pasar bekerja dan merespon posisi trading saya hingga esok hari saya periksa apakah stop loss saya kena, atau sebaliknya target profit saya yang tereksekusi.
Nial Fuller - Sehari Dalam
Hidup Nial
Sumber :
learntotradethemarket.com
Sosok
trader sukses Paul Tudor cukup fenomenal. Kita dapat mengikuti prinsip
sekaligus jejak kesuksesan yang pernah diraihnya. Kenapa Paul Tudor yang
dijadikan contoh trader? Karena Paul telah memiliki track record sangat bagus
dalam mengembangkan dunia trading. dengan hasil analisis yang sangat matang dan
jitu, Paul Tudor Jones menjadi orang yang bisa memprediksi paling memuaskan sepanjang
sejarah. Bagaimana kisahnya? Mari ikuti ulasannya.
Paul Tudor Jones II dilahirkan pada 28 September 1954. Ia merupakan pendiri Tudor Investment Corporation, yang merupakan perusahaan pengelolaan investasi pribadi dengan konsep sistem hedge fund.
Nama Paul Tudor Jones mulai dikenal dunia ketika ia bisa dengan tepat memprediksi terjadinya crash di pasar saham dunia pada Senin 19 Oktober 1987. Atau yang dikenal sebagai Black Monday 1987. Pada hari itu kejatuhan harga saham dunia dimulai dari Hongkong, melebar ke Eropa, dan akhirnya menghantam Amerika Serikat yang menyebabkan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun hingga 508 point ke angka 1738.74 atau 22.61%.
Pada Maret 2010 lalu, majalah Forbes menempatkan Tudor pada peringkat 297 orang terkaya dunia dengan kekayaan bersih sebesar USD 3,2 miliar. Untuk menajemen biaya perusahaannya, ia mengelola biaya yang lebih tinggi dari standar industri. Standar industri keuangan pada umumnya adalah 2% per tahun dari pengelolaan aset dan 20% dari keuntungan. Sedangkan Tudor Investment Corp memberikan 4% per tahun dari pengelolaan aset dan 23% dari keuntungan.
Namun yang paling mengesankan adalah ucapan Jones, di mana ia mengatakan, "Saya juga sering mengalami kerugian, tetapi saya sama sekali tidak memperhitungkan kesalahan tiga kali yang telah saya lakukan sebelumnya. Karena saya berpikir bahwa yang lebih penting adalah apa yang akan saya lakukan selanjutnya."
Prinsip-prinsip
trading Jones termuat dalam buku "Market Wizards". Mereka adalah:
Ber-trading dengan membuka satu posisi
saja. Selalu memasang Stop Loss.
Cari harga saat di atas atau di bawah, lalu
masuklah ke market.
Jika sudah profit, segeralah keluar dari
market dan bersenang-senanglah.
Jangan pernah mau dikalahkan pasar
terus-menerus. Berusahalah mencari terobosan baru.
Percaya akan pergerakan harga dan mengikuti
berita fundamental.
Jangan pedulikan kesalahan yang lalu, tapi
fokuslah pada apa yang harus dilakukan berikutnya.
Jangan pernah merasa hebat. Jika itu Anda
dilakukan, bisa dipastikan Anda akan kalah.
Satu ucapan penting Jones yang bisa Anda
terapkan dalam ber-trading adalah:
jangan fokus pada profit yang bakal Anda
peroleh, melainkan fokus pada proteksi apa yang telah Anda miliki. (Don't focus
on making money, focus on protecting what you have).
Paul Tudor Jones - Prinsip
Trader
Sumber
: belajarforex.com, seputarforex.com
Di
era globalisasi berkaitan dengan aktivitas ekonomi saat ini, uang bukan saja
merupakan alat pembayaran, melainkan sudah menjadi semacam komoditi yang dapat
diperdagangkan.
Foreign
Exchange, pertukaran valuta asing atau biasa disingkat dengan
forex merupakan perdagangan mata uang dua negara yang nilainya berbeda dari
waktu kewaktu. Forex merupakan produk investasi yang sifatnya liquid dan
bersifat internasional. Perbedaan nilai mata uang kedua negara yang berubah
dari waktu ke waktu inilah yang menjadi dasar diperolehnya keuntungan.
Sebenarnya keberadaan forex trading telah lama ada sejak ditemukannya teknik mengkonversi mata uang sebuah negara ke mata uang negara lainnya. Namun, secara kelembagaan baru ada setelah didirikannya badan arbitrase kontrak berjangka (futures). Contohnya adalah IMM (Internasional Money Market) yang merupakan divisi bagian dari CME (Chicago Mercantile Exchange, khusus menangani produk perishable commodities). Contoh lainnya adalah LIFFE (London International Financial Futures Exchange), TIFFE (Tokyo International Financial Futures Exchange).
Menempatkan dana untuk diinvestasikan dalam forex pada dasarnya sama seperti investasi produk bank dalam satuan mata uang asing atau sama dengan prinsip investasi di dalam pembelian saham. Mengapa demikian, karena jika dianalogikan dengan investasi bank, terdapat perbedaan antara kurs jual dengan kurs beli, sama dengan saham, karena mengharapkan adanya fluktuasi harga (nilai) dan kedua-duanya merupakan sarana investasi yang sangat sensitif terhadap perkembangan makro-mikro ekonomi. Keuntungan yang diharapkan adalah selisih antara kurs jual dan beli (capital gain).
Berikut
ilustrasi sederhana tentang perdagangan forex. Jika 1 dollar kita beli dengan
harga Rp 12.000 lalu terjadi kenaikan terhadap nilai dollar menjadi Rp 14.000,
berarti untuk tiap 1 dollar kita untung Rp 2.000. Sekarang Anda bisa membayangkan
jika Anda memiliki 10.000 dollar. Ini berarti Anda mendapatkan keuntungan
sebesar Rp 20.000.000. Hal ini bisa terjadi dalam waktu yang singkat karena
karakteristik fluktuasi valuta asing yang sangat dinamis.
Forex
(Foreign Exchange) adalah perdagangan yang paling likuid di banding perdagangan
lainnya. Di pasar forex inilah kebanyakan trader pemula memulai aktivitas
trading mereka. Tidak seperti pasar lainnya, pasar forex berjalan dalam rentang
waktu 24 jam hari kerja. Mata uang yang kerap diperdagangkan adalah mata uang
negara-negara maju seperti Dollar Amerika (USD), Yen Jepang (JPY), Swiss Franc
(CHF), Poundsterling Inggris (GBP), Australian Dollar (AUD), dan Euro (EUR).
Semua mata uang ini diperdagangkan secara berpasang-pasangan (disebut pair),
contohnya EUR/GBP, CHF/JPY dsb.
Saat
ini pasar forex merupakan aktivitas perdagangan dengan volume perdagangan
terbesar dibanding perdagangan komoditas lainnya. Perputaran uang yang terjadi
pada pasar forex mencapai US $ 1.8 triliun per harinya. Jumlah ini 40 kali
lebih besar apabila dibandingkan perputaran uang di bursa berjangka lain
seperti komoditi atau pun pasar saham di tiap-tiap bursa efek negara maju
manapun. Artinya dengan volume perdagangan sebesar itu, pasar ini sifatnya
sangat liquid, dan kendali perdagangan tidak dapat dipegang oleh hanya beberapa
pihak yang memiliki modal besar. Pergerakan mata uang ini sepenuhnya bergantung
pada pasar. Ada banyak pemain besar atau kecil di forex trading, tetapi tidak
satu pun dari mereka yang mampu mengontrol pergerakan kurs valuta asing.
Mungkin
akan timbul pertanyaan, kalau begitu apa bedanya forex dengan jual beli valuta
di money changer? Ada beberapa perbedaan mendasar antara perdagangan forex
dengan money changer. Selain pasangan yang diperdagangkan adalah mata uang
asing dengan mata uang asing lainnya (bukan rupiah), forex juga tidak
melibatkan perdagangan secara fisik. Dan yang lebih penting lagi karena tidak
melibatkan perdagangan secara fisik, forex trading dapat dijalankan dengan
sistem margin atau jaminan (margin trading).
Contohnya
bila saya menginginkan membeli US$ 10.000, maka dengan sistem margin trading
saya cukup mengeluarkan dana 1% nya saja yaitu sebesar US$ 100 sebagai jaminan.
Namun keuntungan yang saya peroleh dari apresiasi (kenaikan) dollar AS adalah
sama nilainya dengan US$ 10.000 yang saya beli. Jadi karena investor tidak
memegang mata uang yang dibeli atau dijual, hanya bukti transaksinya saja, maka
jaminan yang diberikan relatif sangat kecil dibanding jumlah valuta yang hendak
dibeli.
Hal
yang sangat membedakan lagi, untuk konsep keuntungan, forex memanfaatkan konsep
two ways opportunity. Mendapat keuntungan jika harga naik mungkin tidak perlu
dijelaskan karena merupakan konsep yang wajar, kita membeli sesuatu saat
harganya murah (Open Buy) dan berharap harganya naik lalu menjualnya (Sell
Liquid), keuntungan di dapat dari selisih harga jual dengan harga beli. Jadi
bagaimana kalau harga turun? Bagaimana mendapatkan keuntungannya? Konsep untuk
mendapatkan keuntungan saat harga turun adalah jual terlebih dahulu saat harga
mahal, lalu beli kembali saat harga turun. Bagaimana saya bisa menjual kalau
saya belum membeli? Bisa, karena ada orang yang mau meminjamkannya pada Anda!
Contoh
sederhananya adalah sistem konsinyasi dalam dunia perdagangan, dimana kita
dipinjamkan barang oleh supplier untuk dijual padahal kita tidak langsung
membayar saat barang kita terima. Sesudah barang terjual ke pelanggan kita
(tentunya harganya lebih mahal dari harga beli ke supplier), barulah kita
membayar kembali pada supplier kita dengan harga yang lebih murah dibandingkan
harga jual ke konsumen kita.
Nah
demikian pula pada forex trading, saat anda membuka posisi jual, maka anda
meminjam posisi orang lain untuk dijual dan anda harus mengembalikannya dengan
membeli dari market lagi, tentunya dengan harapan saat kita membeli untuk
mengembalikan pinjaman, harganya lebih murah (turun) daripada saat kita menjual
/ meminjam (sell). Proses ini dilakukan oleh sistem melalui bursa, jadi kita
tidak mengetahui dari siapa kita meminjam (membuka posisi sell) dan dari siapa
kita membeli (menutup posisi sell) tersebut. Dengan kondisi market forex yang
mendunia maka selalu saja ada orang yang menjual atau membeli saat itu. Inilah
konsep open sell, membuka posisi sell (jual) dan mengharapkan harga turun
supaya dapat kita tutup (buy liquid) dengan harga yang lebih rendah. Keuntungan
didapat dari selisih harga jual dengan harga beli. Tapi kalau sampai harga naik
melampaui harga beli (open buy), maka anda mengalami kerugian.
Selain
hal diatas, pertanyaan sederhana yang seringkali dilontarkan para investor baru
sebelum memulai investasinya di forex trading adalah, kenapa saya harus
berinvestasi di forex? Apa kelebihan forex dibandingkan dengan investasi
lainnya? Kemajuan teknologi memungkinkan munculnya beberapa kelebihan yang
sangat mempermudah aktifitas investasi pada forex. Berikut beberapa kelebihan
yang ditawarkan forex trading yang tidak dapat ditawarkan investasi lainnya:
1.
Return
on Investment tertinggi dibanding investasi lainnya.
Adakah investasi yang sanggup menawarkan return hingga tak terbatas? Forex
dapat melakukannya!
2.
Likuiditas yang tinggi. Ini berarti anda selalu dapat membeli atau menjual mata
uang yang hendak Anda transaksikan dan tidak ada istilah gagal serah disini.
Ketika anda melakukan aksi beli, selalu ada pihak lain yang akan menjualnya
kepada anda dan sebaliknya. Ini terjadi karena memang lingkup investasi forex
adalah bursa dunia yang saling terhubung satu sama lain. Berbeda dengan bursa
lokal, dimana transaksi hanya berlangsung pada bursa tersebut saja sehingga
dapat terjadi peristiwa gagal serah.
3.
Modal yang dibutuhkan relatif kecil. Memang dahulu modal yang dibutuhkan bisa
sangat besar (mencapai 100 juta rupiah). Tapi kini dengan metode forex online,
modal yang dibutuhkan bisa dibawah 5 juta rupiah. Bandingkan dengan investasi
lain misalnya saham yang membutuhkan modal setidaknya 20 juta rupiah atau
investasi sektor riil yang biasanya lebih dari 50 juta rupiah.
4.
Jam trading 24 jam sehari dan 5 hari seminggu. Tidak ada kata malam atau siang
hari dalam dunia forex trading. Pasar berlangsung selama 24 jam sehari dimulai
dari pasar Asia hingga pasar Eropa dan Amerika. Bandingkan dengan saham yang
hanya buka pada office hours atau pasar komoditi yang hanya buka pagi hingga
siang hari. Jika anda seorang pekerja kantoran, anda dapat bertransaksi forex
trading pada malam hari dan tidak mengganggu jam kerja anda.
5.
Dimana saja, kapan saja dan siapa saja bisa bergabung. Betul, investasi tidak
mengenal kelas. Begitu juga dengan forex trading. Siapa pun anda, pedagang,
pekerja, seorang ibu rumah tangga atau bahkan seorang petani sekali pun dapat
bergabung. Dengan kemajuan dunia internet, anda dapat bertrading dimana saja
tanpa harus pergi ke bursa yang bersangkutan atau menelepon dealer anda secara
langsung. Ini jelas menghemat waktu dan biaya.
6.
Investor bertindak aktif dalam investasinya. Tidak seperti investasi lain
dimana investor hanya dapat mempercayakan dananya dikelola pihak ketiga
(reksadana, asuransi, deposito, dsb), pada forex trading anda lah yang
menentukan sendiri kapan dan seberapa besar anda hendak berinvestasi dengan
melakukan aksi beli atau jual. Kini investasi anda bergantung pada diri anda
sendiri dan tidak kepada orang lain.
7.
Harga real time yang dapat anda akses secara online.
8.
Tersedia demo account yang dapat anda miliki secara gratis tanpa membayar. Jika
anda orang baru dalam dunia forex, ini akan sangat membantu anda karena harga
yang tertera pada demo account adalah sama dengan harga yang sesungguhnya
terjadi di pasar.
9.
Leverage yang ditawarkan lebih dari 1:100. Ini artinya dengan satu bagian yang
anda keluarkan, dapat membeli atau menjual sebanyak 100 bagian. Inilah
kelebihan dari margin trading dimana yang dibutuhkan hanyalah jaminan saja
untuk membeli atau menjual barang yang dibutuhkan. Pada forex trading ini
diimplementasikan dengan modal sebesar 1 juta rupiah maka anda dapat membeli
dollar sebanyak $ 10.000 dan juga sebaliknya untuk aksi jualnya.
10.
Online reporting and transaction. Memang dahulu forex trading dilakukan melalui
telepon dan laporan tertulis hasil transaksi Anda akan dikirim melalui email
atau bahkan pos setiap bulannya. Tetapi kini dengan akses internet, bahkan
laporan transaksi Anda pun dapat anda akses kapan pun Anda mau tanpa harus
menunggu dari pihak pialang melaporkannya kepada anda.
11.
Keamanan dan kerahasiaan terjamin. Meskipun transaksi dilakukan melalui
internet bukan berarti kemanan dan kerahasiaan informasi serta dana anda tidak
dijamin. Pihak pialang menyediakan enskripsi data yang ditransaksikan dan dana
anda pun aman tersimpan pada segregated account apabila anda melakukannya pada
pialang yang legal.
Lalu
bagaimana dengan sisi lemahnya. Perlu untuk kita pahami bahwa forex termasuk
dalam katagori investasi high risk - high return. Pada dasarnya, semua jenis
investasi memiliki kemungkinan merugi. Besarnya potensi kerugian akan sebanding
dengan besarnya potensi keuntungan yang dapat kita peroleh. Semakin besar
potensi keuntungan yang dapat diperoleh, maka semakin besar juga potensi
kerugian yang dapat timbul. Jika anda tergolong sebagai safe investor yang
tidak menyukai resiko atau dalam portfolio investasi anda, maka nampaknya forex
trading bukan jenis investasi yang cocok bagi anda. Hal ini disebabkan karena
forex trading merupakan investasi yang memiliki pergerakan sangat cepat, baik
dalam likuiditas maupun dalam pergerakan harga. Secara logika, forex trading
dapat saja memberi anda keuntungan sebesar puluhan sampai ratusan persen dalam
satu hari namun dapat juga merugikan anda hingga kehilangan jumlah yang sama.
Jika anda seorang risk taker, maka forex trading adalah jenis investasi yang
cocok dengan anda, dalam arti untuk memperoleh keuntungan besar, maka anda pun
siap menanggung potensi kerugian yang sama.
Sentuhan Pertama Dengan
Forex Trading
Erwin Selian
Rotter
adalah seorang trader profesional yang sukses dalam dunia trading. Tapi
kesuksesannya tidaklah didapat dengan mudah dan cepat. Ia banyak
mengivestasikan waktunya untuk belajar. Ketika Rotter bekerja di salah satu
Bank Japan, ia bertemu dengan salah seorang chief trader di bank tersebut.
Chief tersebut merupakan trader senior yang selalu mampu membuat keuntungan
konsisten dan membukukan profitnya setiap bulan. Rotter banyak menghabiskan
waktunya untuk belajar dari seniornya itu. Kerja keras Rotter membuahkan hasil
ketika ia bersama rekannya, Kinski membuka Greenhouse, suatu firma finansial.
Dari modal awal sebesar US $ 526,000, dalam tiga bulan kemudian Greenhouse
telah membukukan profit US $ 6.500.000,- Paul Rotter seorang trader sukses
dengan jumlah lot trading rata-rata sebesar 3 juta setiap bulan dan berhasil
membukukan 65 juta sampai 78 juta dollar setiap tahunnya.
Keberhasilan
Rotter dilandasi oleh penilaiannya terhadap kegiatan trading. Baginya menjadi
trader bukanlah menjadi penjudi, tapi menjadi profesional. Rotter mempelajari
seluru aspek dan variabel trading secara teliti dan detil. Trading adalah
sesuatu yang bisa diperhitungkan dan dianalisa. Rotter selalu menerapkan money
management yang terukur dan tepat. Setiap kali akan melakukan trading, Rotter
selalu menargetkan loss ataupun profitnya. Jika memang loss atau profit sudah
sesuai target maka dia tak akan open posisi lagi. Ia juga tidak segan-segan
untuk menutup posisi bila memang transaksinya salah. Ketika posisi memang
salah, ia selalu mencari penyebab kenapa market melawan transaksi. Bila memang
ada bukti-bukti yang mendukung kesalahannya maka transaksi tersebut pasti akan
ditutup. Disini kita melihat harga yang melawan belum tentu sebuah kesalahan.
Rotter selalu mencari penyebab dari perlawanan tersebut hingga akhirnya
keputusan untuk keluar posisi dilakukan.
Ia
juga selalu melihat fundamental, rilis news, rumor yang beredar sebelum market
open. Waktu libur selama dua hari sebelum market buka pada hari Senin pagi ia
menggunakannya untuk mengamati, mempelajari jadwal-jadwal penting mengenai news
yang beredar. Setelah ia tahu ada hal penting tersebut, mulailah mengumpulkan
informasi level-level penting di market. Biasanya akan membentuk trend panjang
setelah melewati level harga penting. Level ini identik dengan aturan
fibonanci, support resisten, ataupun pivot point.
Seorang
trader harus memiliki dasar transaksi, bukan opini. Jika harga melawan
transaksi, sedangkan market telah memperlihatkan signal lain dan kita tetap
berpegang teguh tidak menutup posisi maka hal ini identik dengan opini. Jadi
semakin kuat opini trader, semakin tidak rela melakukan close posisi. Begitulah
pendapat Paul Rotter, salah satu trader sukses yang diakui dunia.
Paul Rotter – Opini Sumber
Kerugian
Sumber: dunia forex,
wikipedia, redgo, wienjourney, belajar forex
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Sosok trader sukses Paul Tudor cukup fenomenal. Kita dapat mengikuti prinsip sekaligus jejak kesuksesan yang pernah diraihnya. Kenapa Pa...
-
Di era globalisasi berkaitan dengan aktivitas ekonomi saat ini, uang bukan saja merupakan alat pembayaran, melainkan sudah menjadi semac...
-
Tulisan ini menuturkan aktivitas harian seorang yang bernama Nial Fuller, penulis artikel tentang forex dan sekaligus pelaku dalam pasar...
-
Rotter adalah seorang trader profesional yang sukses dalam dunia trading. Tapi kesuksesannya tidaklah didapat dengan mudah dan cepat. Ia...





Recent Comment